Posted by : Unknown Selasa, 19 April 2016



Part 6
Change Scene=================
05:10PM
Rumah Ayah dan Ibu

Aku sampaikan semua hal tentangku pada mereka, agar mereka akan siap kepurukanku di lain waktu telah tiba, dan maut telah menanti menuntunku, “Yah dan Ibu, mungkin halnya aku tidak akan lama bernapas lega di alam ini, dunia baruku telah menanti, dan ada beberapa hal yang ingin aku sampaikan masalah jantungku, seketika aku memeriksa keadaanku tadi, dokter memberi saran bahwa salah satunya untuk menahan kelangsungan hidupku, aku harus cepat operasi dan mendapatkan transplantasi jantung secepatnya” ucapku jelas, “Oh, begitu ya, tapi kita harus mencari pendonor dari siapa?” ibuku bertanya pula, “Iya, hal itu harus dipikirkan dari sekarang ini” ayahku membalasnya, “Sedikit demi sedikit aku merasa lemah dan terasa lelah, sampai kapan ini akan berakhir,yah?,bu?” tanyaku pada mereka, “Jack?, maafkan kami!, membuat hidupmu menderita seperti ini, kami harap kau bisa menahannya!” balas mereka, aku selalu bertanya-tanya kenapa aku di lahirkan seperti ini, apa salahku?.
Change Scene=================
08:00PM
Asrama Putra
“Kelas X-2”

            POV Jack :Masa kini masa paling indah, sebelum menutup mataku semua hal ingin aku lakukan bersama May…..

Waktu demi waktu terus berjalan seiring umur dan masa ku juga berjalan, kian waktu mata akan kututup sedetik setelah pertemuan kedua ini selesai bersamamu, perjalanan kisah cinta di bawah mimpi dan di atas kehidupan yang penuh dengan kebohongan, apa kau akan siap menerima hal semacam ini, aku selalu merenung ke atas langit dan berbisik cerita pada tubuhku  ini, bagaimana keadaan mereka setelah aku meninggalkan mereka dengan waktu yang lama, siap kah mereka, kuat kah mereka, percaya kah mereka, yakin kah mereka, sebelum titik meyusut pada posisinya, semua kata-kata terindah aku ucapkan demi menghibur diriku ini, dan juga janji ku padanya yang belum menjadi kenyataan.

            POV Jack :Janjiku merupakan janji buta, ucapanku merupakan ucapan omong kosong, hal paling bodoh tanpa ada bukti yang tepat.

Mata menutup semua impianku, lebur cita-citaku dalam kegelapan mata, rusak cintaku dalam khayalan semata.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © - Creator By .::HMCFI::. Muhammad Bahrudin Fauzi - Present Of - FanCenterFic.blogspot.co.id -