- Back to Home »
- Part 5 »
Posted by : Unknown
Selasa, 19 April 2016
Part 5
1 Tahun setelah
lulus SMP
“Pertemuan Kedua”
POV Jack :Tidak terasa aku sudah
menjalani kehidupan tanpa cinta bersama May selama 1 Tahun setelah kelulusan
SMP waktu, aku sudah putus hubungannya yang begitu lama, ntah apa yang terjadi
dengannya sekarang ini, aku sendiri sudah siap menjalani kehidupan baruku
sebagai pelajar baru di SMA Shido, yang kata mereka merupakan sekolah Elit dan
Bergengsi…karena aturan yang begitu ketat….sampai di jalan kehidupanku….
08:10AM
SMA Shido
“Upacara Penerimaan
Siswa Baru”
Setelah menanti
sekian lama akhirnya disini aku mulai menjalani pendidikan baru di SMA Shido
dengan ketenangan tanpa ada cinta bersama May, pembukaan di hari pertama semua
siswa baru sedang menjalani upacara penerimaan siswa baru dari berbagai
kalangan SMP, dengan penyambutan dari kepala sekolah SMA Shido, dia adalah Bpk.Kano.Mpd,
sebagai pemimpin SMA Shido yang ada di desa Mineral Town, lalu mengenalkan diri
di depan siswa baru “Selamat Pagi saudara/saudari dari kalangan Pendidikan Pertama, saya perkenalkan diri nama saya
Bpk.Kano.Mpd selaku kepala sekolah SMA Shido, semoga kalian akan senang
menerima pembinaan di sekolah ini, dengan berbagai macam pembelajaran yang
baru……..” setelah lama kemudian, dilanjutkan dengan sambutan dari siswa teladan
sebagai perwakilan dari semua siswa baru untuk menyampaikan pesan dan kesan
kepada semuanya, namun aku sedikit terkejut ketika di umumkan siswa teladan
tersebut aku mendengar ucapan “Kita sambut siswa teladan kita May”, seketika
aku menoleh ke kiri dan kekanan apa mungkin May di maksud adalah dia,… tiba
tiba May langsung berdiri tegap dan perlahan berjalan mendekati mimbar……setelah
sampai di mimbar dia seperti kebingungan ntah kenapa dan ternyata dia
mengincarku, dan seketika aku di tunjuk dan ceramahi olehnya “Hah, kau tidak
akan bisa pergi dariku Jack, aku selalu berusaha di akhir sekolah untuk
mencapai nilai tertinggi dan berhasil untuk masuk ke sekolah ini, dan mencarimu
untuk selalu bersama, apa kau tahu semua janji masa kecil kita, dan janjimu
untukku, aku tidak akan melupakan itu semua, aku sangat kesepian atas
kehilanganmu, aku selalu berpikir kalau kita akan bersama, aku mencintaimu
Jack, kau harus ingat itu….” tidak lama kemudian para guru menarik May dari
mimbar karena semua ucapannya tidak terdapat ucapan yang baik, terus menarik
tubuhnya namun May masih saja berbicara keras seakan-akan dia marah, “Jack kau
tahu, sebenarnya aku ingin menjadi seorang yang memiliki kemampuan di bidang
desainer, supaya aku bisa membuat pakaian yang indah untuk kita menikah nanti,
tapi sayangnya hal itu mungkin mustahil, dan hobiku membuat gaun –gaun yang
cantik.” terus saja guru menarik tubuh
dan meyeretnya keluar dari mimbar, karena sedikit memalukan di hadapan orang
banyak, aku pun sedikit malu dengannya, dan berkata halus di dalam hati “Apa
yang di lakukan, sampai seperti ini?”, setelah pembukaan siswa baru selesai,
kami semua telah sah menjadi siswa SMA Shido yang baru, aku keluar dari tempat
upacara dan mencari May menanyakan semuanya.
Change Scene=================
09:00AM
Taman Sekolah SMA
Shido
Dan setelah lama
mencari akhirnya ketemu juga dengannya, “Hai Jack, apa kabarmu, apa kau
baik-baik saja selama kita berpisah waktu itu, kau tahu apa yang aku ucapkan
tadi itu?” ucapnya, “Apa-apaan May, itu sangat memalukan tahu, bukannya kita
sudah putus, aku ingin sendiri sekarang”
balasku keras, “Tidak-tidak, aku belum putus kau masih menjadi pacarku, dan kau
hanya milikku saja tidak ada yang lain, hai kalian jangan mendekati Jack, dan
memegang lengannya, dia adalah pacarku….” ucapnya begitu polos dan membentak
yang lain, di sekitarku orang-orang melihat dan terus menatapku, May sendiri
pun tidak merasa malu, hanya cuek dengan keadaan yang ada…tidak lama kemudian
May menarik tanganku dan berlari....aku dibawa lari ntah kemana.
POV Jack :Hari ini aku mendapat
pertemuan kedua dari perpisahan bersamanya selama satu tahun yang lalu, di
terus saja mengikutiku….apa mungkin ini sudah takdirku menjadi pertama
untuknya…..
Change Scene=================
09:45AM
Lantai Dua
“Kelas X-2”
May menarik
lenganku dan berlari kencang menuju tempat ntah tempat apa itu, dia terus
berbicara “Jack, mohon jangan tinggalkan aku, mohon jangan tinggalkan aku, aku
sudah janji untukmu kalau aku selalu ada di sampingmu sampai akhir hayat, aku
sangat mencintai mu, ini pertemuan kedua kita di sekolah ini, jadi kau jangan
pergi lagi...aku mohon itu Jack!!”, “May, kau sangat keras sekali…kau tahu aku
mungkin tidak lama dalam dunia ini, aku khawatir dengan mu nanti, itu yang aku
takutkan May!” balasku dengan sedikit
pengertian padanya, “Haha, kau masih saja begitu, kau jangan selalu berpikir
seperti, kau akan lama bersamaku, percayalah” balasnya pula menenangkan diriku,
begitu lama kami bercerita hingga melupakan waktu yang terus berjalan detik
demi detik….
Change Scene=================
10:25AM
Asrama Putri
“Kelas X-2”
Kulihat seorang
laki-laki tampan yang sedang melamun di teras Asrama putri ntah siapa dia, dan
seketika datang seorang perempuan cantik, berkacamata putih, berambut hitam
yang lebat, menanyakan suatu tempat pada lelaki tampan yang sedang duduk
melamun, “Permisi, boleh tahu Asrama putri di bagian mana?”, “Hai nona cantik,
selamat jumpa di Asrama putri, kenalkan aku Cliff, aku selalu ada di depan sini
melihat para gadis yang cantik, silahkan masuk, kau terlihat cantik tanpa
kacamata ini tapi mungkin itu menjadi masalah untukmu, iya kau tinggal masuk
saja kesana wahai nona cantik!”(sambil melepas kacamata si gadis itu), “Oh,
terimakasih, aku pergi dulu” balasnya
singkat sambil meninggalkannya, Cliff hanya tersenyum manis dan menatap gadis
kacamata itu, lalu sorak gadis yang ada di sekelilingnya, “Hai, itu cliff, itu
cliff, itu cliff, dia lelaki popular di SMA Shido” sorak mereka, Cliff pun
menolah ke semuanya dengan senyuman manis untuk para gadis.
Change Scene=================
11:10AM
Asrama Putra
“Kelas X-2”
Setelah pertemuan
bersama May, aku bersiap mengemas barang-barangku di asrama, menyipakan
peralatan yang di butuhkan untuk sekolah dan segalanya, tiba-tiba pintu terbuka
sendiri dan terbuka lebar lalu seorang laki-laki masuk dengan penuh barang yang
di angkatnya, aku pun sedikit terkejut dan dia pun sama, dia perlahan mendekat
dan menyalurkan tangannya, apa yang dia lakukan, “Hai, kenalkan aku Rick, aku
teman sekamarmu, salam kenal dan mohon kerjasamanya” ucapnya dengan seyuman,
“Iya, salam kenal aku Jack, mohon kerjasamanya” balasku dengan senyuman pula,
semua berjalan dengan baik dan tertata rapih tanpa ada masalah, namun sedikit
demi sedikit masalah itu datang dan menumpuk di dalam pikiran ku, aku masih
saja lemah seperti yang dulu, aku sangat lemah tak berdaya.
Change Scene=================
00:00PM
Asrama Putri
“Kelas X-2”
Di lain sisi May
juga sedang menyiapkan barang dan peralatannya dengan rapih dan tertata di
tempatnya, May perlahan berjalan memasuki ruang kamarnya di lantai atas, penuh
dengan barang bawaan, “Nah, ini dia ruangannya” ucapnya dalam hati, lalu
membuka pintu dan langsung masuk kedalamnya, seketika ditemukan seorang wanita
tinggi di dalamnya yang sedang mengemas barang miliknya, May tampak terkejut
dan perlahan mendekat menyimpan ransel dan barang-barang lainnya, “Hai,
bukannya kau yang suka kepada Jack itu kan?” tanya gadis itu, “Ehmm, iya aku
pacarnya” balas May, “Salam kenal dan mohon kerjasamanya aku Karen teman
sekamarmu disini” ucapnya sambil menyalurkan tangan persahabatan, “Iya, salam kenal
dan mohon kerjasamanya juga, aku May” balas May pula, sampai mengemas barang
semuanya dengan rapih.
Change Scene=================
02:10PM
Rumah Sakit
Hari ini adalah
hari izin sekolah untuk kontrol keadaanku seperti biasanya, aku menghadap
dokter khusus dan mengontrol jantung saat ini, lalu masuk ke ruangan bersama
dokter, “Hari ini aku mulai kontrol lagi, kan?” ucapku, “Iya, setidaknya 2 hari
seminggu secara berkala” balasnya, perlahan alat test itu menempel di dadaku
dengan tatapan dokter yang tajam dan penuh konsentrasi, “Bagaimana dokter, apa
ada sedikit masalah?” tanyaku, “Oh, tidak ada, tapi keadaanmu mungkin tidak
lama Jack, kau harus cepat mendapatkan tranplantasi Jantung secepatnya demi
kelangsungan hidupmu nanti, tapi jangan khawatir rumah sakit sedang
mencarinya,….”Oh syukurlah, aku juga kan berbicara pada ayah dan ibuku nanti
soal ini, baik lah terimakasih sudah memeriksaku lagi, sampai jumpa”
ucapku seraya meninggalkan dokter.