Posted by : Unknown Selasa, 19 April 2016



Part 4
Change Scene=================
07:15AM
Ruang Guru Carter

Pagi-pagi sekali aku sudah menghadap guru Carter dan berbincang beberapa hal yang akan aku sampaikan padanya, “Saya kira itu bisa saja dengan rata-rata nilai mu” ucap guru Carter yang sambil memandang perihal surat catatanku, “Mohon bantuannya untuk pengajuannya” balasku dengan nada rendah rasa permohonanku, “Sekolah menengah atas Shido, ya?, ini adalah yang terbaik dari yang terbaik, tapi apakah kamu sudah membicarakannya dengan orang tua?” balasnya pula, aku sedikit terdiam akan hal itu, lalu aku pun kembali pulang untuk menanyakan hal itu pada orang tuaku.
Change Scene=================
00:12PM
Rumahku

“SMA Shido? Tapi itu….” ayahku berkata, dan ibu memotong pembicaraannya “itu sekolah asrama, ya kan?”, “Ya, tiga tahun aku berada di asrama” balasku, “Tidak, aku tidak akan mengizinkannya, bagaimana jika sesuatu terjadi pada kamu?” Ibuku membantah ucapanku, “Aku bisa mengurus diri sendiri” aku meyakinkan mereka, “Jack, biasanya kamu memberikan berita besar, tapi…” ayah membentakku keras dia tidak memberikan hal itu, “Ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan sebelum aku mati, aku senang mengetahui jalan hidup ku, aku mencoba untuk melakukan apa pun, jadi aku tidak akan menyesal semuanya” perkataanku meyakinkan mereka, ketika mereka mendengar penjelasannya seketika mereka terdiam, mungkin hal ini benar, dan ibuku berkata lagi “Apa ini karena May, bukan?, kamu ingin pergi karena dia, kan?”, “Ini tidak ada hubungannya dengan dia” balasku.
Change Scene=================
3:10PM
Rumah May

Ketika ibuku pergi mendatangi May, di kala hujan yang deras sedang turun dan bertemu dengan May, “Sebenarnya aku tidak ingin mengatakan ini padamu, tapi bisakah kamu mengatakan padanya?, bahwa kami ingin dia sekolah SMA yang dekat dengan rumah saja”, “Ibu salah paham, SMA Shido terlalu sulit untuk ku” May membalasnya dengan nada pelan, “Oh, begitu” ibuku membalasnya pula, “Jadi Jack, melanjutkan ke SMA Shido” ucapan May.

Change Scene=================
09:36AM
Sekolah “DISKUSI”

Di saat kami mendapat pelajaran Diskusi, aku tetap saja selalu focus dan tekun untuk menyelesaikannya, tapi May masih saja berleha-leha dimasa akhir sekolah akan menentukan segalanya di masa depan yang akan datang, di malah bermain-main seperti anak kecil, aku memandangnya dan berkata “Itu membuatmu terlihat bodoh, hentikan!”(May yang sedang memainkan kursi), “Kamu belajar terus, SMA mana yang akan kamu pilih nanti, Jack?”, “Yang mana?” May bertanya, “SMA Shido” aku menjawabnya, tapi May berlaga aneh kali ini, dia meresponnya dengan rasa kaget “Itu sekolah bergengsi dan elit!, kalian dengar?, Jack akan melanjutkan ke SMA Shido”, “Aku tidak akan melanjutkan Ke SMA Shido dengan nilai-nilaiku yang saat ini masih begitu jelek, tapi Jack kau mungkin bisa?”, “SMA mana yang akan kamu pilih hah, May?” bagian aku yang menanyakan hal itu padanya, “Aku tidak akan melanjutkan  ke Sekolah Mengah Atas, aku punya rencana yang berbeda” jawabnya, “Rencana berbeda, maksudnya?” tanya ku lagi, “Rencana kita waktu anak-anak, kamu ingat?, Oh begitu, jadi kamu tidak mengingatnya” balasnya dengan tampak wajah yang sedikit murung, apa karena aku salah memahaminya.
 Change Scene=================
3:10PM
Rumahku

“Surat Penerimaan” surat itu yang aku lihatkan pada ibu, bahwa aku siap melanjutkan ke sesi berikutnya, di SMA Shido, sekolah pilihanku, ibuku memandang surat tersebut ntah apa yang sedang ia pikirkan.

            POV Jack :Sekarang aku bisa menjauhkan diri dari May.

“Terimakasih” itu ucapan rasa senangku, aku telah mendapat izin dari merekadan aku bisa menjauh dari kehidupan May.
Change Scene=================
10:00AM
Sekolah “Hari Kelulusan”

Hari ini adalah  hari perpisahan dari semua orang, karena kita telah selesai dengan masa SMP, dengan penuh kegembiraan dan tatkala juga penuh kesedihan, berpisah hilang dari kebersamaan, di sekolah ini aku penuh kenangan bersama May dan rekan-rekan lainnya, “SMP Itakura”,  kini usiaku telah mencapai 17 Tahun, menginjak masa-masa SMA, ayah dan ibuku mendampingi masa Hari Kelulusan dengan penuh rasa kebahagiaan, “Ayo kita pergi makan” ayahku mengajak makan bersama, disaat semuanya telah selesai, “Kalian tunggu dulu di depan, aku akan menyusul nanti, aka nada sesuatu yang harus ku cari?” ucapku pada mereka, lalu aku bergegas mencarinya yang tak lain lagi adalah May, namun aku tak menemukannya di sekeliling banyak orang, tiba-tiba dari belakangku ada yang memukul ntah siapa itu ketika ku berbalik dan ternyata itu May, “Sedang mencari siapa?” tanyanya padaku, “Sebenarnya tidak ada yang kucari” itu balasan sikap dinginku padanya, “Benarkah” dia menjawabnya pula, “Jadi kamu di terimadi mana saja?” tanyaku lagi, “Tidak, nampaknya sampai menit terakhir aku tidak mampu membantu diriku lulus ujian, apa kamu tidak menyadari betapa bodohnya aku” ocehnya berpaling muka dariku, “Lalu apa yang akan kamu lakukan?”ku tanya lagi, “Mungkin aku akan pergi kerja di atas perahu memancing di laut” jawabnya dengan lelucon, “Kamu  tahu itu tidak realistis sekali” balasku lagi, dia hanya tertawa dengan semua perkataannya, “Hahaa, jadi, di SMP inilah aku terakhir kalinya bertemu dengan mu, lalu aku mungkin tidak aka  pernah bertemu dengan mu lagi, itu sangat di sayangkan, “May, …?” ucapku singkat, “Sampai jumpa lagi, Jack, selamat tinggal” membalasnya dengan wajah yang sedikit pucat dan berpaling lagi dariku, apa mungkin dia akan merasa kehilangan atas segalanya bersamaku, tak lama kemudian May pergi dan menghilang, lalu aku sendiri akan lebih focus terhadap pendidikanku sekarang ini.

            POV Jack :Sesungguhnya aku masih mencintainya, walau itu hanya memisahkanku agar dia tahu bagaimana rasa kehilangan pada seseorang walau dia masih hidup, aku tidak sanggup mengucapkan  ucapan selamat tinggal untuk selamanya dan aku bertindak seperti pecundang, dia begitu jauh menghilang dari pandangan hidupku di mulai saat ini hingga kedepan, dari semua kenangan-kenangan masa kecil yang selalu bersama, kini tinggal kenangan saja.
Change Scene=================
11:20PM
Rumahku

Tergeletak pajangan album  photo di masa kecil dan photo masa-masa sekolah di SMP, May begitu ceria dan tersirat wajah yang selalu tersenyum, aku hanya bisa melihat kenangan manis itu menjadi pahit di dalam hati yang tertinggal jauh dari semua pandangan, janji-janji itu semua hanyalah kebohongan, lalu aku mengemas semua kenangan itu dalam mimpi yang dalam dan jauh dari kenyataan, hilang disapu oleh waktu, esok pula aku hidup dengan kehidupan yang baru.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © - Creator By .::HMCFI::. Muhammad Bahrudin Fauzi - Present Of - FanCenterFic.blogspot.co.id -