Posted by : Unknown
Selasa, 19 April 2016
Part 9 - END
Change Scene=================
07:25AM
SMA Shido-Rumah Sakit
Semua keadaan sekolah membuatku
bosan, aku mencoba izin lagi, aku pergi kerumah sakit lagi bertemu dengan
popuri yang ketiga kalinya, aku memasuki ruangan rawatnya, dan langsung masuk
menemuinya tapi tiba-tiba keadaan menjadi sepi tidak ada seorang pun yang
berada disana kecuali para suster rumah sakit, berjalan menhampiri kasur yang
biasa Popuri berbaring, kini hanya kasur saja, tanpa seseorang kulihat catatan
nama pasien pun sudah berganti, lalu aku mencoba bertanya kepada suster,
“Suster, apa yang terjadi dengan pasien bernama Popuri?” tanyaku, “Dia
meninggal tadi malam, kasihan sebuah serangan jantung tiba-tiba” jawab suster
itu, kenapa tiba-tiba aku merasa terkejut dan jantungku merasa sakit sekali,
aku berlari berhembus napas di luar, dadaku terasa sesak dan sakit lagi, Popuri
telah tiada secepat itu, apa mungkin aku pun sama akan menyusulnya, aku
memandang langit yang biru, aku masih memilliki seseorang yang peduli denganku,
aku akan memilikinya tapi Cliff memegangnya, membawanya menjadi pendamping yang
layak.
Change Scene=================
08:10AM
SMA Shido
“Kelas X-2”
Setelah dari rumah sakit aku
menemui Cliff dan menantangnya lomba lari secara duel demi mendapatkan May
kembali, mungkin May lah wanita satu-satunya yang mengerti keadaanku,
“Menantang ku untuk apa?, kua begitu pucat” ucap Cliff, “Menantang Lari 100
meter” balasku, “Mengapa aku harus membantu mu melakukan bunuh diri?” ucapnya
lagi, “Kalau aku kalah, May menjadi milikmu, tapi jika aku yang menang, jangan
pernah mendekatinya lagi” gertakku, lalu kami pun menerima tantangan itu, aku berpikir tidak ada hidup lagi
setelah ada kebahagiaan, di lapang kami bersedia lari demi mendapatkan May,
bersedia dalam posisi, aku memiliki fisik yang rendah dan tak terlatih tapi
semangatku tak kan luntur, tantangan kami mulai saling mendahului untuk menjadi
yang terdepan.
POV
Jack :May, kekasihku, aku tidak akan mati.
Aku terus melampaui Cliff dengan cepat
dan fokus kedepan dengan semua tenaga yang ku miliki dan akhirnya aku
memenangkan tantangan itu walau aku merasakan rasa letih yang luar biasa,
“Sudah lama tidak lari rasanya, aku merasa hebat, aku merasa begitu hebat!!”
ucapku sambil terbaring di atas tanah, Cliff tampaknya hanya bisa diam,
menyesali semuanya.
Change Scene=================
08:00AM
SMA Shido
Setelah tantangan itu aku bisa
mendapatkan May kembali, memulai cerita baru lagi, dan Cliff pun tak merasa
kesal atas kekalahannya, dia sudah mendapatkan wanita yang sesuai dengan
impiannya, Cliff selalu pergi menemui pacarnya yang berada di seberang SMA
Shido mencoba berkencan dan bermain bersama, aku pun juga sama seperti dia
bersama May selalu, “Jack, kau melewatkan pembelajaran lagi, mau pergi kemana?”
ucap May tiba-tiba seketika aku akan loncar pagar sekolah, “Aku ingin
mengunjungi makam Popuri, Dokter mengatakan tempat ia dimakamkan, mau ikut?”
aku membalasnya, “Ya tentu” balas May, secara tiba-tiba Cliff juga datang dan
berada di pagar sekolah, “Hah, Jack” ucap Cliff, “Apa yang kamu lakukan?” tanya
ku, “Sekarang aku sudah punya pacar di luar kampus, dia sangat cantik sama
seperti May” balasnya, “Mengapa kau memberitahu kami hal itu?” tanyaku lagi,
“Bukan apa-apa!” jawabnya, lalu kami pergi ke pemakaman Popuri berniat untuk
mendoakannya.
POV
Jack :Aku dijatuhi hukuman mati sejak anak-anak, bahwa aku tidak akan hidup
lebih dari 20 tahun, itulah takdir, yang mula berubah sangat baik
09:10PM
Rumah Sakit
“Ruang Dokter”
Aku kembali lagi ke rumah sakit,
menjadi rumah utamaku lagi, “Seorang pemuda mengalami kecelakaan dan dia
membawa kartu donor organ, jaringan transplantasi organ memilih lalu Jack
sebagai penerima karena sesuai dengan golongan darah, akhirnya Jack mendapat
transplantasi jantung, dan operasi akan berlangsung dalam 2 hari” ucap dokter.
POV
May :Di saat aku memandang langit malam, bulan bintang semua kebahagiaanku
terjalin lagi bersama Jack, tapi aku takut akan kehilangan Jack lagi, dan aku
bergegas pergi menemui Jack, namun ketika di perjalanan aku melihat siswa-siswa
SMA Shido yang sedang menagis sedih, aku sedikit bingung dan mencoba
menanykannya kepada mereka, “Ada apa?” tanyaku kepada mereka, “Kau, May kan?,
kamu belum mendengar kalau Cliff mengalami kecelakaan, dan dia dalam kondisi tidak sadar samapai sekarang, otaknya
tidak berfungsi, kita dengar dia dibawa kesini” jawab mereka, seketika aku pun
kaget mendengar hal itu, aku bergegas bertemu ayah menanyakan soal donor
jantung untuk Jack, “Ada apa mayu?” ucap ayahku, “Bukan dia, donor jantung
untuk Jack, bukan dia kan?, ayah” tanyaku, “Itu bukan urusanmu, sudah temani
Jack sana” jawab ayahku, kini Cliff terbaring koma di atas kasur, tapi aku
belum bisa memberitahukan kepada Jack soal kecelakaan Cliff, setelah satu hari
akhirnya Jack pun mengetahuinya tentang Cliff yang di rawat di rumah sakit
bersama Jack, aku hanya bisa melihat Cliff terbaring kritis dan tiba-tiba di
jalan aku bertemu Jack.
Change Scene=================
08:20AM
Rumah Sakit
“Kamar Jack,Kamar Cliff, Atap Rumah
Sakit”
Ketika aku tengah enak tidur
tiba-tiba datang siswa dari SMA Shido kukira dia akan menjengukku tapi mereka
mencari orang lain, “Bukan ini kamarnya?” ucap mereka, “Memang ada siswa lain
di rawat?” tanyaku, “Apa kau tidak tahu, kalau Cliff mengalami kecelakaan, dan
dia di rawat di rumah sakit ini” jawab mereka, setelah kejadian itu aku tidak
tahu kalau Cliff mengalami kecelakaan dan di rawat di rumah sakit yang sama
denganku, tapi mengapa May merahasiakannya, lalu aku bergegas mencari kamarnya,
seketikaaku bertemu May di jalan tangga, aku baru saja ingin mencari kamar
Cliff, lalu aku langsung menanyakan “Kau sudah tahu?” tanyaku pada May, “Iya
aku tahu, tapi aku tak ingin memberitahumu, jika donor yang kau terima itu dari
Cliff, mungkin kau akan mengagalkannya, jadi aku tidak mau memberitahumu” jawab
May, “Itu tidak mungkin, aku tidak mau mendapatkan donor dari teman ku sendiri,
aku bisa hidup sehat tetapi Cliff menderita, itu sangat tidak adil, aku akan
membatalkan donor itu, biarkan aku mati dengan keadaanku seperti ini daripada
hidup dengan jantung teman sendiri” balas ku, setelah kejadian itu aku
membatalkan donor transplantasi, dan operasinya pun sudah pasti tidak akan
berjalan, kini Cliff sedang kritis di ambang hidup dan mati, sama seperti ku
ini, di antar hidup dan mati, apa mungkin takdir kita aka sama, waktu kian
waktu terus berjalan, keadaanku juga semakin memburuk, sudah pasti mati akan
menjemputku……….”Cliff, kau harus kuat” ucap orang tuanya yang begitu terpukul.
10:40PM
Rumah Sakit
“Ruang Isolasi UGD”
Dimata mereka hidup itu mutiara
yang tak tergantikan dalam bentuk apapun, maka jaga hidup itu sebaik-baik
mungkin, penyesalan bukanlah hal yang baru, namun hal yang sangat pedih di
rasakan, di akhir cerita kita terpukul dengan masalah yang ada, kini aku hanya
bisa terdiam terbaring kaku, mata ku tutup rapat, telinga ku tutup rapat, bibir
ku tutup rapat, mendengar mereka-mereka berteriak, bersedih, menangis
memandangku, May pun terpukul atas kehilanganku untuk selama-lamanya dalam
hidupnya, semua alat di jalankan, semua tenaga di kerahkan, namun semuanya
terbuang percuma sia-sia, sudah takdirku sampai disini, pertolonganku
berlangsung selama 4 jam, di sisi lain Cliff pun sama menghembuskan nafas
terakhir di akhir hidupnya yang sangat menyedihkan, takdir kami berdua begitu
sama…….sampai jumpa dunia impianku…….
POV
May :Aku menerima takdir yang terjadi menimpaku, mereka berdua pergi
meninggalkanku, secara bersamaan, kini aku hanya melihat kenangan-kenangan
saja, debu-debu impian hanyut dalam kegelapan, cita-cita patah dalam tulang
roda kehidupan, senja cahaya bersinar terang memberi harapan baru dan jalan
baru…….aku ucapkan semoga kalian akan tenang.